8 Puisi Tentang Lingkungan Menyentuh Hati

Lingkungan merupakan tempat yang harus kita jaga. Karena Tuhan menciptakan bumi dengan sangat luar biasa. Namun lingkungan alam disekitar sering kita anggap remeh, keindahan hutan dan laut kita cemari. Keberadaan kita ditopang oleh lingkungan alam sekitar, jika kita ingin berkembang kita harus belajar melindungi planet ini.
Kali ini Mypoem akan menulis tentang kumpulan puisi lingkungan alam disekitar. Selain mengupas tentang puisi lingkungan, kami juga akan memberikan beberapa quote atau kata-kata mutiara tentang lingkungan.

Puisi tentang Lingkungan Hidup  

1. Bumi Pertiwi
bumi hancur

Bumi ini....
Dialah yang memberikan tempat hidup
Dialah yang memberikan kenyamanan 
Dialah yang mencukupkan segala kebutuhan

Manusia hidup berbaur didalamnya
Diliputi hati yang saling berselisih
Berjalan dengan angkuh diatas tanah pertiwi

Manusia tidak mencintai tanah ini
Tanah dengan air yang murni
Mereka tidak pernah berpikir dengan hati nurani

Merusak alam atas nama pembangunan 
Menggusur alam atas nama pengembangan 
Padahal manusia hanya menumpang 
Tidak berhak mengotori dan menodai

Dia sudah memberikan udara, air, dan angin 
Tapi manusia masih saja menjerit
Seakan-akan pemberian itu berarti 

Mengambil semua dengan serakah
Kilauan tambang butakan mata 
Harapan jahat terus dipahat

Udara kematian berkumpul pekat
Asap hitam pekat bergerak bebas tak terikat 
Sesakkan dada matikan jiwa

Lautan berubah coklat kehitaman 
Tercemar limbah kemanusiaan 
Kematian pun datang dengan tergesa-gesa

Tanah ini murni sejak jaman dahulu kala
Dipenuhi dengan kehidupan dalam balutan mahkota
Sekarang menjadi gersang dan berkehidupan 

Para merpati lari selamatkan diri 
Tergerus oleh keserakahan 
Terusir oleh keegoisan 
Terbang bebas tak tentu arah 

Bumi pertiwi memberikan segalanya
Manusia campakkan itu semua
Lingkungan perlahan mulai pudar
Terganti oleh nafsu egois tanpa sadar

2. Suara Alam 
lingkungan hidup

Aku terbangun di pagi hari
Ditemani sinar mentari hiasi hati
Memulai hari dengan penuh suka cita 
Menari bersama tunjukkan cinta

Kebun terhampar luas dihadapanku
Bunga-bunga bermekaran tumbuh
Untaian kasih tak tersentuh 

Pepohonan hiasi kebun lenyapkan sang embun 
Memberikan udara segar pagi hari 
Penuhi janji sehidup-semati

Betapa indahnya lingkungan disekitarku
Terima kasih atas hadiah yang Kau berikan 
Aku bersyukur dengan iklas tanpa paksaan 

Setiap hari adalah berkah 
Dipenuhi cinta tanpa lelah 
Bersama alam aku selami hidup penuh arti
Relakan materi dengan hati nurani

3. Renungan Alam
lingkungan hidup

Manusia tidak juga sadar
Bahwa alam sudah mulai pudar 
Karena ulah sang makhluk sempurna
Alam pun kena dampaknya

Pabrik melepaskan gas berbahaya 
Manusia diam diatas kecerobohan
Apa yang terjadi saat ini 
Hanyalah keserakahan otoritas

Kendaraan terus meningkat
Jumlah ruang semakin tersikat
Jutaan karbon terhirup tanpa sekat
Tingkat polusi pun meningkat pesat

Teknologi manjakan manusia
Tetapi turut hancurkan simfoni alam dunia
Semua terlibat dalam polusi ini
Alam rusak hidup tak nikmat 

Mari sadar akan pentingnya alam 
Kurangi berkendara agar selamat dari kemacetan
Konsumsi apa yang dihasilkan oleh alam 
Bukan hasil-hasil bahan olahan 

Selamatkan alam dan kurangi kerusakan 
Alan sudah menderita sengsara
Para pemuda mengutuk para orang tua 
Sampai kapan ini terus berlanjut

Mari kita berjanji untuk tidak merusak alam 
Tanamlah pohon, agar harmonisasi terjaga
kurangi polusi agar alam kembali menjadi murni
Mulailah hari ini, untuk esok yang lebih baik lagi

 4. Daun yang Terjatuh 
lingkungan hidup

Lihatlah daun yang jatuh
Mereka tidak pernah mengutuk sang pohon 
Tidak pernah mengeluh karena terjatuh 

Terbawa oleh angin malam 
Selalu berpindah-pindah tak tentu arah
Terombang-ambing tak kenal lelah 

Lihatlah daun yang jatuh 
Pasrah diatas alas hidup mereka 
Tanpa belas kasihan penuh kesan 

Manusia suka mengeluh
Keserakahan hiasi hari demi hari 
Mengutuk setiap takdir yang diberikan 
Tanpa mau bersimpuh luluh

Hidup di bumi ini hanya sekali 
Sembuhkan alam ini dari penderitaan 
Gantilah egois dengan kebersamaan 
Tidak perlu banyak asal penuh makna 

Jangan sampai hidup seperti daun yang jatuh 
Lemah dan tak berdaya, pasrah pada angin yang menerpa
Lindungilah lingungan, jangan hanya sebatas angan-angan

5. Derita Alam 
kota hancur

Peradaban kian tak terkendali
Ledakan populasi sudah terjadi
Polusi kian bertambah tanpa henti
Penyakit baru datang tak terobati

Gunung-gunung berubah menjadi tempat sampah
Kemacetan hiasi hidup tanpa penuh berkah
Alam benar-benar menderita 
Karena ulah manusia tak tau diri 

Pabrik-pabrik dibangun untuk meracuni alam 
Kepulan asap membumbung tinggi 
Putihnya awan berubah menjadi hitam pekat 
Berkah alam mulai sirna, kiamat sudah semakin dekat

Alam sudah memberikan banyak keuntungan bagi kita
Polusi yang dihasilkan tidak sebanding dengan apa yang didapat

Pelan tapi pasti alam semakin tergerus
Hanya kesadaranlah yang bisa selamatkan alam ini
Jangan biarkan alam murka 
Karena hanya akan membawa derita 

Tawa dan canda hiasi keuntungan usaha 
Tidak peduli dengan alam, hanya kantong pribadi semata
Bencana datang melanda, diikuti tangis pilu sang anak manusia

Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai
Jagalah alam agar hidup aman dan tentram 
Mulailah dari diri sendiri untuk perubahan bumi pertiwi 

6.  Apa salah Lingkungan?
lingkungan hidup

Apakah kalian tau?
Bahwa lingkungan sudah berubah

Apakah kalian sadar?
Bahwa lingkungan tak lagi nyaman

Apakah kalian mengerti?
Bahwa lingkungan tak lagi sama

Alam pun tau dan mengerti 
Bahwa ini semua pasti akan terjadi
Jutaan hewan pergi sepanjang hari 
Mencari air murni tak lagi didapati

Alam sudah memberikan yang terbaik
Semua diberikan secara gratis 
Ekosistem hadir untuk memudahkan

Manusia telah merampok alam dengan paksa
Mencabut semuanya dengan penuh rekayasa 
Menggusur hutan dan mengganti dengan tembok beton
Menyulap lautan menjadi karpet daratan

Semakin banyak yang diambil 
Semakin banyak kerusakan dirasakan
Kesabaran alam ada batasnya 
Jangan sampai semua binasa tak bersisa

7. Menari Bersama Alam 
lingkungan hidup

Aku melihat sebuah mimpi
Keadaan tentram menusuk sanubari 
Momen indah dalam hidupku
Membuatku diam terpaku

Tiba-tiba angin berhembus
Sejuk dengan aroma alami
Aku terhanyut pejamkan mata
Diiringi nyanyian alam getarkan jiwa

Hewa-hewan indah penuh rupa tawarkan pesona
Bunga bermacam warna dihinggapi serangga
Lebah madu menari-nari mengitari sangkarnya
Berjalan beriringan bersama-sama

Lautan luas terhampar luas
Karpet hijau terhampar lapang
Langit biru membumbung tinggi tanpa batas

Lalu aku membuka mataku dan terbangun
Mimpi indah yang membuatku tertegun
Secuil momen indah dalam memoriku
Akan selalu kuingat dalam hidupku

8. Lautan gelap 
lingkungan hidup

Burung-burung mengitari hitamnya lautan
Melihat para pengkhianat luapkan muatan
Penguin tak berdosa berusaha berjuang hidup
Mencari lautan biru tak kunjung ketemu

Para manusia asyik nikmati hidup
Sedangkan para ikan mencari lautan untuk dihirup
Teriakan rumput laut terdengar didasar laut
Merintih tak kuasa menahan rasa kalut 

Sinar mentari tak dapat masuk 
Lautan berubah menjadi gelap
Keselamatan tidak ada dalam agenda 
Hanya keuntungan yang dicari semata 

Surga bahari perlahan mulai sirna
Tergantikan oleh daratan buatan

Lautan biru tinggal menunggu ajal
Kelak nanti kita akan menyesal
Perubahan itu pasti dengan konsekuensi
Alam takkan sudi diperlakukan seperti ini

Itulah tadi 8 puisi tentang lingkungan dan alam disekitarnya. Selain itu kami juga memiliki quote menarik berkaitan dengan lingkungan, cek aja langsung dibawah quotenya :

 Kata-kata Bijak Tentang Lingkungan 

"Mari tanam pohon bersama untuk hidup lebih lama..."

"Keuntungan ekonomi tidak sama dengan keuntungan dari alam"

"Alam memberikan kebutuhan kita semua secara gratis. Bisnis memberikan kebutuhan kita berbayar"

"Jika tidak bisa membersihkannya janganlah kau kotori..."

"Ledakan populasi adalah pengrusakan alam secara diam-diam"

"Bayangkanlah ikan tanpa air, apakah mereka bisa hidup? Bayangkan bumi tanpa pepohonan, apakah manusia bisa hidup...?"
lingkungan quote

"Memelihara alam itu mudah dan simpel, cukup tidak buang sampah sembarangan."

 "Mari hijaukan bumi, agar bumi kembali murni dan bersih"

"Kerusakan masa lalu tidak dapat diubah, tapi kebiasaan hidup masa sekarang dapat diubah."

"Ketika pohon sudah tidak lagi ada, dan lautan sudah menjadi kering. Kita akan sadar bahwa uang tidak dapat membeli segalanya..."


Terima kasih sudah membaca koleksi puisi MyPoem, semoga puisi tentang lingkungan diatas mampu menggerakkan hati kita untuk sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan. Mulai dari diri sendiri untuk membuat suatu perubahan.

LihatTutupKomentar